
Benchmarking ke UPN “Veteran” Yogyakarta: UTM Dalami Strategi Keberlanjutan Program Magister Agribisnis
April 28, 2026
Surakarta, 27 April 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengambil langkah strategis dalam mempercepat pendirian Program Studi Magister Agribisnis melalui kegiatan benchmarking ke Universitas Sebelas Maret (UNS), Senin (27/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis UTM untuk memastikan bahwa desain kurikulum, tata kelola akademik, serta arah pengembangan program magister selaras dengan standar mutu nasional dan praktik terbaik perguruan tinggi unggulan.
Delegasi UTM yang terdiri dari delapan orang tim pengusul disambut oleh jajaran pimpinan fakultas dan pengelola Program Magister Agribisnis UNS. Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang konstruktif, diawali dengan pemaparan komprehensif mengenai struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), sistem pembelajaran, hingga mekanisme penjaminan mutu yang diterapkan di UNS.
Ketua tim benchmarking dari UTM, Dr. Moh. Rum, SP., MP. menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan proses pembelajaran strategis.
“Benchmarking ini menjadi fondasi penting agar program S2 Agribisnis UTM tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga memiliki diferensiasi yang kuat, khususnya pada konteks agribisnis lahan kering dan pesisir,” ujarnya.
Diskusi interaktif menjadi inti kegiatan, di mana kedua pihak bertukar pengalaman terkait tantangan pengelolaan program magister, strategi menjaga kualitas lulusan, serta inovasi pembelajaran berbasis riset. UNS juga berbagi praktik terbaik dalam menjaga keberlanjutan program melalui integrasi antara akademik, riset, dan kebutuhan industri.
Hasil benchmarking menunjukkan beberapa poin kunci yang menjadi perhatian UTM, antara lain:
• Standarisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE)
• Penguatan sistem penjaminan mutu internal
• Integrasi riset dalam pembelajaran
• Strategi pengelolaan program yang adaptif dan berkelanjutan
Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam merancang Program Studi Magister Agribisnis UTM yang unggul, relevan, dan berdaya saing, khususnya dalam pengembangan sektor agribisnis di wilayah Madura dan Indonesia Timur.




